Tampilkan postingan dengan label aksi sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aksi sosial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 April 2017

KLARIFIKASI BERITA FAHRI, BOCAH PENDERITA OSTEOGENESIS IMPERFECTA

KLARIFIKASI BERITA FAHRI, BOCAH PENDERITA OSTEOGENESIS IMPERFECTA
DARI : KOTAK INTAN

Bismillahir Rahmaan Nirraahiim


Mencermati berita tentang seorang bocah berumur 12 tahun bernama Muhammad fahri As sidiq yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan dan menjadi viral di berbagai media. Serta, beberapa portal dan media yang menggunakan FOTO FAHRI DAN IBUNYA BESERTA ISTRI SAYA yang mengakibatkan beberapa pihak meminta kejelasan beberapa hal terkait dengan penggalangan dana terdahulu dan lain-lain, maka dengan tanpa emnyudutkan pihak manapun,  kami ( saya dan istri) yang mewakili KOTAK INTAN merasa perlu mengklarifikasi Sebagai berikut:


1.       Bahwasanya benar, bahwa KOTAK INTAN adalah komunitas yang pertama kali membuat penggalangan dana fahri, pada bulan desember 2014, akan tetapi PENGGALANGAN DANA TERSEBUT SUDAH DITUTUP SEKITAR BULAN FEBRUARI 2015, atau selang beberapa minggu  setelah penggalangan dana dari acara HITAM PUTIH terkumpul. Dan SAAT INI KOTAK INTAN TIDAK MELAKUKAN PENGGALANGAN DANA APAPUN TERKAIT  BERITA FAHRI
2.       Seluruh penggalangan dana yang terkumpul sudah kami serahkan kepada orang tua Fahri yang alokasinya berupa :
A.      Kartu BPJS yang direncanakan akan digunakan untuk operasi dan terapi
B.      BIAYA PEMAKAMAN ORANG TUA SANI DAN ANTON
C.      BIAYA SEHARI HARI DAN AKOMODASI PEMERIKSAAN MEDIS
D.      MODAL BANTUAN USAHA UNTUK SANI ( IBU FAHRI), yang diberikan dengan tujuan agar SANI bisa BERHENTI berjualan tisu lagi dan bisa menemani FAHRI yang direalisasikan dengan membuka TOKO FAHRIZAN COLLECTION dibulan berikutnya
E.       MODAL BANTUAN USAHA UNTUK ANTON ( AYAH FAHRI), diberikan agar ayahnya ikut dalam perkembangan Fahri, yang direalisasikan dengan membeli sebuah Motor untuk Ojeg disekitar cipadung.
F.       BIAYA PENGOBATAN UNTUK RIJAN FIRDAUS ( ADIK FAHRI), yang dikhawatirkan juga mengidap penyakit serupa, mengingat Osteogenesis Imperfecta juga bisa diturunkan
G.     BIAYA PENGOBATAN UNTUK MUHAMMAD FAHRI ASSIDIQ hingga usia 17 tahun, beserta penangangan langsung dari TIM RSHS Bandung yang meliputi: Dokter spesialis anak, spesialis endokrin dan spesialis Orthopedi.
H.      KOTAK INTAN dan SEMUA TIM RSHS BANDUNG, SUDAH MENGUPAYAKAN PENANGANAN PENGOBATAN FAHRI DENGAN MAKSIMAL termasuk kemudahan DANA  terapi Zolendronat Acid yang merupakan terapi penguat tulang yang harus dijalani Fahri secara berkala YANG DIHITUNG TANPA MENGGUNAKAN FASILITAS BPJS  HINGGA USIA 17 TAHUN
I.        DANA INVESTASI FAHRI YANG DISIAPKAN SAAT USIANYA 17 TAHUN, saat fahri sudah bisa memutuskan apa yang terbaik untuk dirinya sendiri
J.        Semua upaya pengobatan dan terapi fahri terpaksa dihentikan atas permintaan orang tuanya sendiri
K.      Semua dokumentasi dan administrasi tertulis lengkap dimiliki KOTAK INTAN, akan tetapi demi keamanan dan nama baik beberapa pihak yang terlibat, nominal yang tertera tidak dapat kami posting dan kami tampilkan disini
L.       KOTAK INTAN dan keluarga FAHRI selalu menjalin silaturahim dan hubungan baik yang memang selalu kami jaga dan kami hanya memantau perkembangan Fahri sesekali saja


Untuk itu, melalui klarifikasi ini, sy dan istri ingin memohon maaf atas ketidak nyamanannya pada donatur KOtak Intan, grup FOSTEO INDONESIA, KHUSUSNYA dr. Faisal dan Tim, selaku Dokter yang menangani anak-anak Osteo di Jabar yang sudah dengan sabar mengayomi, menjelaskan, dan memberi penyuluhan tentang Osteogenesis Imperfecta dan bagaimana mekanisme pengobatannya kepada Kami dan orang tua FAHRI, dan terus ikut peduli memantau perkembangannya

Selain itu, mengenai konten berita yang tersebar dan penggalangan dana yang akhir-akhir ini dibuka oleh banyak komunitas atau perorangan yang memakai FOTO-FOTO YANG DULU KAMI AMBIL TAHUN 2014, beserta penyerahan bantuannya adalah diluar sepengetahuan dan bukan tanggung jawab KOTAK INTAN.  ( contoh : pada lampiran Foto status ini )


Melalui klarifikasi ini, kami berharap tidak ada lagi kesalah pahaman yang melibatkan Kotak INTAN, sebab sejak FEBRUARI 2015 pendampingan FAHRI sudah kami serahkan pada orang tua yang memang memiliki HAK PENUH atas FAHRI.


Untuk selanjutnya, kotak Intan memilih untuk berkosentrasi pada program orang tua asuh untuk anak-anak putus sekolah,  bantuan untuk anak-anak “istimewa” ( kami TAK TERBIASA menyebut mereka difable), dan bantuan untuk anak anak yatim dan fakir miskin.  


Demikian klarifikasi ini kami buat , semoga menjadi wasilah kebaikan untuk kita bersama .. aamiin ya rabbanaa..

Foto foto pendukung klarifikasi ini saya lampirkan di kolom komentar fb..

https://www.facebook.com/sep.suhermin/posts/1662022627143006?comment_id=1662071027138166&reply_comment_id=1662087467136522&notif_t=feed_comment&notif_id=1491978258892380








Terima kasih

Bandung, 12 April 2017
13: 30 WIB


Selasa, 26 Januari 2016

BIARKANLAH BEGITU



Ketika kata tak terbuktikan apa apa..

Sebuah diary memilukan dan memalukan terjadi pada hari sabtu, 23 Januari 2016
Ini bukanlah sebuah berita, juga bukan sekonyong konyong menjadi buah bibir yang meluluh lantahkan kepercayaan dan persahabatan.  Siapa sahabat siapa, aku tak mau mengakui satu sama lain. Ini hanyalah sebuah gengsi dan rekaan takdir dari yang maha kuasa, bahwsanya melalui dirikulah aku tahu siapa menjadi siapa, dan bagaimana sebuah rasa menjadi kepedihan dan semangat.

Aku, si mpunya yang bertekad menolong banyak orang, justru harus membunuh sahabatnya sendiri. Oleh cara yang santun namun dikhianati para menteri yang sejujurnya gak punya peran apa apa dalam jengkalan kisah 2 orang sahabat senasib sepenanggungan itu, selalin sebagai eksekutor kejam di negeriku sendiri.

Ini tentang kenaifan, dari seorang aku yang setiap kala selalu bersedia menjadi teman dan sahabat baik, tanpa berfikir apakah orang tersebut gula atau menjadi duri dalam daging. Kisah ini akan tercatat khusus dalam tinta emas kehidupanku, bahwa perangai yang kocak selalu dirindukan dan lebih terpercaya, dibandingkan dengan ambisi muluk muluk yang dijalankan dengan caci maki dan marah.

Ah..hikmah,, berkali kali aku mencarinya diantara bejubel sesal dan rasa bersalah setiap kali mengingatnya. Jika kau mampu, akuilah kau mampu, jika kau tak mampu, akuilah tak mampu. Itulah barangkali yang sedikit demi sedikit datang terpatri memenuhi tenggorokan penat yang selalu mengundang air mata, saat aku tahu aku adalah peran utama yang sedang dalam episode jatuh sesaat sebelum kebangkitan.

Ini juga tentang pengakuan dari diriku mengenai sebuah dunia yang seolah olah sedang dalam perhelatan akbar disebuah pesta, namun ternyata minuman yang disajikan memiliki racun dayng tak semua gelas diisinya. Tinggal menunggu siapa yang meminumnya, ia lah yang giliran mati.

Aku nyatakan, aku mengundurkan diri dari dunia peradaban tersebut. Dan menyatakan kalah. Untuk selanjutnya berupaya memenangkan pertandingan di sebuah arena yang didalamnya berisi juri maha adil, maha bijaksana, dan maha penuh toleransi.

Ini lah hidup,dengan bermcam cerita, yang tersebar tanpa melihat alasan dan Fakta….

26 Agustus 2016

___SS_____

Selasa, 23 Desember 2014

OSTEOGENESIS IMPERPECTA ;FAHRI, " Kakiku ingin lurus, Itu Impianku, mungkinkah?"..



















Bismillaahirrohmannirrohiim...
FAHRI... 7 Tahun
adalah anak ke-1 dari 2 bersaudara dari seorang ibu yang kini telah bercerai juga mengalami Osteogenesis Imperfecta (kelainan genetik pembentukan jaringan ikat yg di tandai dg tulang mudah rapuh dan pecah). Sedangkan adiknya yang bernama FAIZAN ( 5 th ) tumbuh normal

Ketika bayi, Fahri lahir seperti bayi pada umumnya. Namun Fahri pernah terjatuh dari box roda, beberapa Tahun kemudian baru di ketahui tulang rusuknya patah dan merusak beberapa organ tubuh d dalamnya.
Kini Paru2nya terus membengkok semakin terdorong ke depan sehingga semakin sesak jika bernafas, tulang belakangnya semakin terdorong ke belakang, tangan dan kakinya semakin kurus dan melengkung dan semakin tidak bisa menopang tubuhnya sendiri, merangkak pun sudah semakin tak bisa. Jd bergerak hanya sedikit2, dengan kondisi tulang2nya mudah patah.

Kondisi terakhir Sabtu 13 Desember 2014 ketika saya beserta istri datang ke tempat tinggalnya (Jl Desa Cipadung No 82 Rt 03/ 03 Ds Cibiru, Bandung) betis kaki kanan Fahri patah dan selama 2 bulan perbannya belum mau di lepas, karena jika di lepas kakinya akan terasa sakit jika bergerak, tapi jika tidak di lepas selama itu khawatir MEMBUSUK

Terakhir berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung th 2009, karena keterbatasan biaya & sulitnya membawa Fahri dg kondisi seperti ini, pernah mengajukan bantuan pengobatan hingga ke Dinas Kesehatan tapi sudah lama belum mendapatkan tanggapan.

Ibunya yg bernama Sani (foto kanan bawah) kini tinggal ngontrak di Kebon Kalapa. Mungkin jika rekan2 sering ke BIP Bandung dan melihat perempuan bertubuh mungil yg mengalami Osteogenesis Imperfecta berjualan Tissu tepat di depan BIP, meski kadang harus berkejaran dg satpol PP tapi itulah mata pencaharian Sani untuk keluarganya yang dulu sempat berjualan keresek di Masjid Agung Bandung sebelum ada penertiban pedagang di Wilayah Alun2 Bandung... itulah Sani ibu dari FAHRI.

Bagi rekan2 yang bersedia membantu FAHRI bisa melalui donasi Rekening “Kotak Intan”

BRI 4289-01-000299-502 an Wida Ningsih.
telp 0857 2054 0494 ( asep suhermin )

Jazakumulloh Khoiron Katsiro kpd keluarga Fk2OP dan “Kotak Intan” selama 2,5 tahun telah rutin berpartisipasi... Semoga Alloh SWT melimpahi kita dg keberkahan kasih sayang-Nya... aamiin...
Wassalammu'alaikum wr wb..

Kamis, 12 September 2013

PANGANDARAN dan GRAND CANYON, bagian 1



PANGANDARAN dan GRAND CANYON, bagian 1

Hari sabtu 07 september 2013, Pukul 13.00 wib, meja kerjaku cepat-cepat kubereskan, meski masih terlihat berantakan, tapi tak apalah, hari selasa saja lah nanti kubereskan. Khawatir sahabatku sudah berada di kostanku. Kalau menghadapi sobatku yang satu ini memang harus super sabar.heheeh. Maklum karibku ini lebih muda, jadinya kalau bermain ke tempat-tempat wisata yang berbau adventure, semangatnya gak bisa dibendung.

Aku sedikit berlari keluar dari tempat kerjaku ini. Sudah terbayang apa saja yang akan kami lakukan di tempat tujuanku nanti. Rasanya sudah ingin menghirup udara pantai dan bercumbu dengan alam.
Sampai dikostan, aku masih memakai celana katun dan kemeja coklatku sewaktu kawanku membunyikan klakson pertanda ejekan, “ lambat, lambat, lambat”, ia sudah petantang petenteng dengan barang bawaannya. Sehingga kuputuskan untuk tetap memakai baju kerjaku itu, agar tidak membuat sahabtku marah-marah hanya karena aku ingin ganti baju.hehehe

Karibku bernama teguh, usia sekitar 27 tahunan, beda 2 tahun denganku dan sekarang sedang menyelesaikan studi S1 nya jurusan pendidikan matematika di siliwangi cimahi., dan semangatnya masih sangat berkobar kobar.hehehe. kadang sy geli melihat tingkahnya.
Yah, biasalah mahasiswa, kalau sudah sumpek dengan tugas-tugasnya, kadang penyegaran sangat diperlukan. apalagi memasuki tugas akhir.. well, akan selalu ada kejutan-kejutan emosi saat-saat seperti itu.

Ia sudah siap dengan peralatan tempurnya. Meski harus rencana sana rencana sini, belum beli ini dan itu. Belum beli persediaan makanan, air dsb. Ia memakai ransel dan satu tas kecil entah didalamnya berisi apa. Tubuhnya sudah full proteksi dengan jaket, sweater, masker, dan sarung tangan, juga tak lupa helm tentunya. Ada dua kantong keresek yang berisi satu kompan kosong untuk air, dan sandal. Wah, bocah ini lebih berpengalaman ke alam. Yah, sebagai yang lebih tua, aku mengalah saja, berhubung aku sendiri belum terlalu faham apa yang harus dibawa untuk pergi berwisata. Aku sendiri sudah diberi list untuk membawa beberapa peralatan, seperti alat mandi, senter, berbagai casan, baju ganti, alat masak dan makan, serta tidak bleh lupa “ALAT DOKUMENTASI”. Bagiku ini seperti peralatan kemping tapi keren. Hehehe.

Setelah aku turun keluar kamarku , dan menyambut suara klakson motor diluar, dia langsung berkata, “cepetan, ntar kemaleman, kita khan bukan mau pergi ke cianjur atau sukabumi”, 

hem aku hanya mengangguk dan menjawab, “ok ok,, tapi apa tak sebaiknya kita berdoa dulu?”, 

“sejak keluar rumah aku sudah berdoa dong”

Hem, dasar anak ini, kalau sudah diberi saran, sikap yang pertama kali ditunjukan adalah skeptis. Ya sudahlah, sambil motor mulai berjalan, aku berdoa sendiri didalam hati sambil menundukan kepala yang disembunyikan dalam helmku, dan berharap agar liburan kali ini tidak hanya sekedar liburan tapi juga bermanfaat dan menjadi nutrisi sendiri untuk seluruh keimananku baik rohani ataupun jasmani. Aamiin.

Dan percayalah,,, Tuhan sungguh-sungguh  mengabulkannya...

Kami mulai berangkat dari rumah sekitar pukul 13.30 wib dan beristirahat beberapa kali untuk melaksanakan shalat wajib. Jalanan yang memang tidak kukenali agak sedikit berkelok-kelok dan gelap (dibeberapa tempat sedang mati lampu),oleh karena itu, aku meminta pada sang supir untuk menjalankan beat ku itu tidak lebih dari 60 km/jam. Meskipun aku tahu sang supir itu bisa menjalankan lebih dari itu. but DONT !!!! Hehehe..
.
Kami sampai di area pangandaran pada pukul 10 malam, langsung membayar tiket masuk sebesar 8.000 rupiah dan disambut ojek-ojek malam yang berebut menawarkan tempat tinggal. Akhirnya setelah memilih, kami jatuhkan pilihan pada sebuah penginapan seharga 75.000. Lumayan irit, fasilitas secukupnya, air bersih, dan dekat dengan pantai serta warung nasi. Kami menginap selama 2 hari. Hari pertama kami berencana untuk pergi ke grand canyon, dan setengah hari kedua, kami akan menikmati hembusan angin dipasir putih.

Jujur saja, dalam buku elviku (buku yang sering kubawa-bawa), ada satu rencana yang tak pernah kubicarakan pada sahabatku itu. Aku ingin mengunjungi beberapa orang pinggiran dan berbaur dengan mereka. Tapi berhubung waktu yang terbatas, aku menutup keinginanku itu. Tapi, masih berharap agar Tuhan tetap memberikan makna dalam perjalananku ini, dan menemukan beberapa orang yang dapat kujadikan inspirasi dan pelajaran hidup untuk bertahan didunia yang super “keren” ini.

Setelah berbenah untuk membereskan barang-barang dan membersihkan badan, kami langsung beristirahat untuk menyambut esok hari. 

 
Hem, green canyon, tunggu kami !!, kami akan menciptakan sebuah konspirasi kemakmuran untukmu.hehehe

Esok… (bersambung)